Perkosa Cewek Yang Lagi KKN
Selamat Datang Di www.semuajudi.com --- Kami Hanya Memberikan Prediksi Bola, Prediksi Togel, Panduan Cara Bermain, dan Memberikan Situs-Situs Agen Betting Online Aman dan Terpercaya "GRATIS" Tanpa Dipungut Biaya Apapun. Terima Kasih ---
Poker QQ + DominoQQ + Capsa Susun + AduQ Online + BandarQ + Bandar PokerPoker QQ + DominoQQ + Capsa Susun + AduQ Online + BandarQ + Bandar Poker
Poker QQ + DominoQQ + Capsa Susun + AduQ Online + BandarQ + Bandar PokerAgen Bola + Agen Piala Dunia + World Cup 2018
Poker + DominoQQ + Capsa Susun + AduQ Online + BandarQ + Bandar PokerPoker + DominoQQ + Capsa Susun + AduQ Online + BandarQ + AduQ
Agen Betting OnlinePoker + DominoQQ + Capsa Susun + AduQ Online + BandarQ + AduQ
Agen Betting OnlinePoker + DominoQQ + Capsa Susun + AduQ Online + BandarQ + AduQ
Poker QQ + DominoQQ + Capsa Susun + AduQ Online + BandarQ + AduQAgent Betting Online

Perkosa Cewek Yang Lagi KKN

Pada pertengahan bulan Maret tahun 1990-an, desaku kedatangan sekelompok mahasiswa yang akan melakukankan KKN. Mungkin karena ini adalah baru pertama kalinya desaku jadi tempat tujuan KKN sehingga penduduk desaku sangat gembira mendengar akan ada mahasiswa yang akan ikut membantu meringankan beban dalam membantu desa kami terutama kepada dusunnya.

Kebetulan rumah tinggal yang di pinjamkan oleh kepala dusun untuk mahasiswa itu bersebelahan dengan rumah saya, sehingga secara otomatis sayang jadi dapat berkenalan dengan mereka, Mereka beranggotakan delapan orang, lima di antaranya cowok, tiga yang lainnya cewek. Kebanyakan mereka bukan orang Yogya asli. Mereka ada yang berasal dari Bandung, Sumatra dan Sulawesi, cuma satu orang yang berasal dari Yogya.

Mereka ditugaskan oleh kepala dusun desa saya untuk membangun sebuah kamar mandi umum untuk sarana desa yang selama ini belum terbangun. Setiap hari, ketika mereka sibuk dengan pekerjaan mereka, aku selalu memperhatikan salah satu anggota cewek dari ketiga mahasiswi tersebut. Ia bernama Windy, usianya sekitar 22 tahun, lebih tua 3 tahun denganku saat itu. Tingginya sekitar 16 cm, asalnya dari Bandung, Para pembaca tahu sendiri kan kalau orang Bandung umumnya berkulit putih dan mulus.

Aku selalu memperhatikan Windy karena tubuhnya yang indah dan bahenol itu, ia memakai BH yang berukuran mungkin sekitar 34 atau lebih, karena memang payudaranya sangat menonjol, apalagi saat kerja ia hanya mengenakan kaus ketat dan memakai celana gunung hanya pada bagian atasnya saja, mungkin karena panas sehingga bagian bawahnya tidak dipakai saat berkerja, meskipun saat berdiri hanya sampai lutut, tetapi saat berjongkok atau duduk bersila, pahanya yang putih mulus itu sangat terlihat jelas dan saat berkeringat, BH-nya terlihat jelas karena tercetak terkena keringat. Aku jelas sangat tergoda dan bernafsu, apalagi di desau jarang melihat cewe putih secantik dia.

Suatu ketika, saat mereka sedang bekerja keras, entah mengapa Windy minta diantarkan temannya ke tempat tinggalnya yang berjarak sekitar 200 m dari tempat kerjanya, aku langsung mengikutinya karena hanya gadis itulah yang aku sukai tubug seksinya.

Poker + DominoQQ + Capsa Susun + AduQ Online + BandarQ + AduQ

Sesampai di rumah mereka, Silvi teman Windy yang mengantarkannya, diminta Windi unruk segera kembali ke teman-temannya untuk membantu pekerjaan yang sedang mereka kerjakan agar cepat selesai. Mungkin karena kelelahan, ia langsung pergi ke kamar mandi untuk menyegarkan diri. Karena rumah yang ditempatinya bukan termasuk rumah orang kaya maka kamar mandinya pun juga sederhana sekali, pintu saja hanya terbuat dari seng yang tidak bisa tertutup rapat, bagian bawahnya terbuka sekitar 5 cm, dan bagian kanan atau kiri pintu juga mudah diintip. Aku sudah hafal dengan bentuk karena aku sering mengintip diam-diam dua anak Pak Kadus yang masih SMP dan SMU saat mereka mandi. Meskipun mereka berwajah manis tetapi masih kalah putih dan seksi dibandingkan di Windi.

Aku masuk lewat halaman belakang karena kamar mandinya juga terletak di halaman belakang. Mungkin karena sudah meresa aman setelah pintu depan ditutup dan dikunci rapat, ia mandi dengan santai sambi menyanyi-nyanyi lagu pop Britney Spears kesukaanya. Saat aku mulai mengintip, ia sedang berjongkok untuk kencing sehingga aku mulai khawatir kalau-kalau ia melihatku sebab ia berjongkok menghadap pintu depan kamar mandi sedangkan aku mengintipnya dari bawah pintu. Tetapi untungnya ia hanya melihat ke bawah lantai.

Saat ia kencing itulah aku mereasa terangsang. Vaginanya terlihat jelas karena terbuka lebar dengan bulu-bulunya yang keriting dan lebat, dan yang paling kusukai dari dia tentunta adalah karena ia masih perawan. Aku jadi ingin merasakan bagaimana rasanya vagina cewek yang masih perawan karena selama ini aku hanya berpacaran dan berhubungan intim dengan wanita yang sudah tidak perawan dan tidak secantik dia.

Setelah ia selesai mandi, aku ingin segera keluar dari rumah itu, tapi karena hari itu hujan, aku terpeleset saat memanjat tembok dan menyeggol pot tanaman hingga ia langsung keluar dari kamar mandi dengan hanya menutup handuk untuk melihat suara apa itu dan langsung memergokiku.

“Loh Mas, kok disinim lagi ngapain kamu Mas?”
“Em.. Emm.. Aku ee.. Lagi manjat tembok tapi kepeleset”, ujarku beralasan.

Karena sudah tak tahan melihat tubuhnya yang putih mulus dan wangi itu aku mendekatinya dan tanpa basa-basi langsung kusekap mulutnya. Dengan mudah aku dapat meringkusnya dengan mengikat tangannya karena di tempat itu terdapat banyak tali-tali tambang, dan kuseret dia ke dalam kamar tidur entah milik siapa. Di situ aku buka ikatannya dan lansung kurebut handuknya sehingga ia telanjang bulat.

“Jangan Mas, jangan, kita kan tetangga”, ia hanya dapat menangis dan memohon-mohon saat aku melepaskan semua bajuku.
“Emang gue pikirin, aku dah gak tahan ngeliat tubuh seksi lue!!”, bentakku.

Agen Bola + Agen Casino + Agen Togel + Poker + DominoQQ + Capsa Susun + AduQ Online + BandarQ + AduQ

Pistolku yang berukuran 18 cm ini langsung tegak menodong ke arahnya. Aku langsung menubruk dia. Karean ia melakukan perlawanan terpaksa aku menampar dan sedikit mencekiknya, karena hanya dengan cara inilah ia akhirnya dapat lemas dan menyerah tanpa membuat lecek kulit putih mulusnya. Aku memulai menciumi bibir tipisnya dan menjilati wajahnya sambil meremas-remas payudara dan memelintir putingnya, lalu aku melumat payudara dan menggigiti putingnya.

“Aah.. Aah sakit Mas!”, rintihnya lalu aku mulai meletakaan penisku di atas vaginanya.
“Jangan digituin Mas, ampun Mas”, ia memohon sambil mengeluarkan air matanya.
“Santai aja Mbak, enak kok”
“Jangan Mas, jangan.. Aacchh.. Aacchh.. Uucchh sakit.. Oocchh!!”, ia menjerit kesakitan saat aku berusaha kerasa memasukan penisku ke dalam vaginanya yang masih tertutup rapat.

Lalu kubalik posisi tubuhnya sehingga ia berlutut dan kutampar-tampar pantatnya hingga memerahm sambil kujilat-jilat pantat mulusnya.

“Wow, pantan Mbak indah juga, bulet tapi juga sekal banget”

Saat hampir kumasukkan penisku ke duburnya tiba-tiba pintu terbuka dan ada orang masuk. Windi tahu bahwa itu pasti temanya sehingga ia langsung berteriak meminta tolong. Orang itu mendengar terikan Windi lalu langsung menuju kamar ini hingga ia terkejut bukan main begitu juga denganku.

“Hey, sedang apa kau?”
“Eh.. Mm anu aku..” aku  binggung menjawabnya.

Windi sempat lega melihat salah seorang temannya datang. Teman pria Windi itu sempat ingin marah ketika Windi akan kusodomi. Tetapi ketika ia melihat kemolekan tubuh Windi, ia jadi terdiam sesaat. Mungkin ia juga terangsang, karena saat aku melihat bibirnya ia mengucapkan kata “WOW” dengan lirih secara tidak sengaja. Tanpa disangka ia lalu malah memberi suatu penawaran kepadaku.

“Kalo lue ngasih aku bagian dari tubuh sexy inim aku ngak bakalan ngomong ama tetangga sebelah, OK?”
“Oh boleh saja, kita nikmati bareng-bareng aja.” Tentu saja aku setuju dari pada dikeroyok masa.

Dia langsung membuka bajunya yang sudah basah terkena hujan.

“Loh, Rob kamu gimana sih, aku ini temanmu” Windi merasa kecewa ketika ia melihat temannya itu sedang mengeluarkan batang kejantanannya dari CD-nya.
“Iya aku juga tau lue ini temanku, tapi kan cuman teman KKN aja dan selama ini aku selalu terangsang ngeliat tubuh lue saat ngintip lue mandi. He.. He.. He..”, ujarnya.

Aku langsung melanjutkan kegiatanku tadi. Saat Windi masih berdebat dengan temannya, langsung saja kumasukan penis 18 cm ku ini ke lubang duburnya.

“Robi, kamu ini kurang aj.. Aacchh.. Aach.. Oocchh!!” ia menjerit kesakitan.
“Ooch.. Aacchh.. Yes wauw biar seret tapi enak tenan Win duburmu!!”, ujarku.

Temannya pun tak tinggal diam, ia langsung menyodorkan batang kemaluannya ke wajah Windi.

” Nah Win entot nih kontolku. Ha.. Ha.. Ha!!”, ia memaksa membuka mulut Windi dengan menjambaknya.
“Please Rob, please.. mmph.. mmph!!”.

Windi merasakan siksaan sampai hampir muntah, karena memang ia belum pernah mengulum penis seseorang. Kugenjot-genjot penisku, karena aku senang jika melihat payudaranya bergoyang-goyang.

“Aach.. Oocchh.. Yes!!”.

Agen Bola + Agen Casino + Agen Togel + Poker + DominoQQ + Capsa Susun + AduQ Online + BandarQ + AduQ

Akhirnya kusemportkan cairan spermaku ke lubang duburnya. Si Robi pun ikut menyemburkan cairan kentalya ke mulut Windi dan memaksanya untuk menelan semuanya dan menjilati sisa-sisa sperma yang masih menempel di pensinya. Lalu kami beristirahat sebentar sambil merokok dan menonton film porno di ruang tengah. Lalu temannya yang ternyata bernama Robi itu mampir ke warung sebelah untuk membeli vitamin penambah tenaga dan obat kuat.

Setelah 30 menit, hari masih hujan lebat sehingga teman-temannya yang lain kemungkinan masih akan lama pulangnya. Kami pun meneruskan memperkosa Windi. Ia mengira penderitaanya sudah berakhir karena saat aku menghampirinya, ia sudah memakali CD nya kembali. Ia pun terkejut saat aku memhampirinya sehingga ia melakukan sedikit pemberontakan tapi tidak berhasil lalu langsung kutampar hingga jatuh dan Robi melepasakan kembali CD nya.

“Tolong sudahi saja Rob, aku sudah cape”, mohonya.
“Hey aku kan belum nyoba vagina lue tau!!”.

“Aacchh.. Uucchh.. Sstt tolong, udah aja Rob, sakit..!!”, rintihnya.

Tanpa kutunggu-tunggu, aku langsung ikut menunggangi tubug Windi dan memasukan penisku ke vaginanya sehingga penisku dengan penis Robi bergesekan dalam satu vagina hingga lapisan klitoris robet dan verdarah.

“Aacchh.. Aacchh.. Uucchh.. Sstt aduhh sakit banget, tolonggg!!”

Sehingga sekitar 25 menit, Robi menyemprotkan spermanya dulu lalu mencabutnya, dan tubuh Windi kubalikan telentang. Lima menit kemudian ganti aku yang menyemprotkan cairan hangat dan kentalku. Aku pun lemas dan menindih tubug seksinya tapi tidak langsung mencabut penisku dari vaginanya. Windi pun juga sudah lemas tidak berdaya.

Karena hujan sudah mulai agak reada, Robi langsung mengeluarkan HP nya dan memfoto bagian-bagian vital tubuh telanjang Windi untuk mengancam Windi agar tidak membuka mulut kepada siapapun. Lalu kami memakaikan bajunya. Saat kemudian 2 orang lagi temannya datang, kami terlihat sedang menonton TV bersama. Meskipun wajah Windi terlihat sedih, mereka tidak mengetahui dan tidak memperdulikannya karena memang hubungan mereka belum begitu akrab sebab mereka beda jurusan apalagi baru saling kenal beberapa hari. Tetapi beberapa hari kemudian, Windi akhirnya mengaku kepada keluarganya bahwa ia telah di perkosa oleh saya dan temannya saat KKN, sehingga kami pun ditangkap oleh polisi dan dipenjara selama 2,5 tahun.

Setelah kejadian itu, warga desa saya menjadi trauma karena takut kejadian itu akan terulang lagi dan itu telah memperburuk nama desaku. Sejak saat itu jika ada KKN lagi, penduduk desa saya meminta para anggota KKN khususnya cewek harus berpakain sopan dan tidak merangsang, karena pemuda di desaku memang jarang keluar desa, sehingga agak mudah terangsang jika melihat cewek cantik dengan pakaian yang sedikit menggoda.

 Poker + DominoQQ + Capsa Susun + AduQ Online + BandarQ + AduQ

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.

*